
BERITABARU214 - Serangan teroris menewaskan dua polisi militer dan satu terluka parah di Burkina Faso utara. Polisi nasional menyebut petugas keamanan yang jadi korban tewas memang menjadi target aksi teror tersebut.
"Tim itu adalah sasaran serangan teroris di jalan Gorgadji-Arbinda," kata polisi militer setempat dalam pernyataannya, seperti dikutip AFP, Selasa (25/6/2019).
Serangan teroris bersenjata itu terjadi di wilayah Arbinda pada Senin (24/6). Kelompok teroris bersenjata itu juga membakar tiga toko dan sekitar 10 sepeda motor.
Serangan teroris bersenjata itu terjadi di wilayah Arbinda pada Senin (24/6). Kelompok teroris bersenjata itu juga membakar tiga toko dan sekitar 10 sepeda motor.
Diketahui, polisi militer yang menjadi korban sedang memperbaiki mekanik untuk konvoi mengawal pengiriman makanan dan air. Namun, polisi itu mendapat serangan dari teroris bersenjata. Salah satu penyerang ditembak mati.
Wilayah Arbinda telah mengalami serangkaian serangan mematikan dalam beberapa bulan terakhir. Pada 10 Juni 2019, 19 orang tewas dalam serangan besar-besaran oleh kelompok bersenjata. Di awal April, 62 meninggal dunia akibat bentrokan antarkomunitas.
Serangan di Burkina Fasi semakin mematikan yang dikaitkan dengan sejumlah kelompok teroris, termasuk kelompok Group to Support Islam and Muslims (GSIM) and Islamic State (IS) di Sahara Besar. Lebih dari 1.000 orang telah meninggalkan rumah mereka karena kerusuhan di wilayah itu, mencari perlindungan di ibu kota Ouagadougou, di pusat negara itu.
0 Comments:
Posting Komentar