
BERITABARU214 - Indonesia merupakan salah satu destinasi favorit turis mancanegara, negeri kita berhasil memukau bermacam-macam turis yang mencari pengalaman baru seperti budaya tradisional Indonesia, kuliner daerah serta keindahan flora dan faunanya.
Negeri kita memiliki sekitar 300 ribu jenis satwa liar atau 17% dari satwa di seluruh dunia. Tidak hanya itu, Indonesia juga memiliki banyak satwa endemik yang hanya bisa ditemukan di daratan nusantara, seperti anoa pegunungan (Bubalus quarlesi), babirusa (Babyrousa babyrussa), badak bercula satu (Rhinoceros sondaicus) dan masih banyak lagi.
Sayangnya, sebagian besar dari satwa tersebut terancam punah. Maka dari itu, sebagai lembaga konservasi negeri, Taman Safari Indonesia (TSI) berperan dalam menyelamatkan satwa liar endemik Indonesia. TSI membutuhkan dukungan masyarakat untuk menggencarkan upaya konservasi hewan terlindungi tersebut.
Upaya perlindungan satwa telah disebarkan ke masyarakat, salah satunya dengan mengadakan lomba foto International Animal Photo Competition (IAPC) 2019. TSI berharap untuk mengajak masyarakat mendukung konservasi satwa Indonesia.
\"Taman Safari Bogor adalah Taman Safari yang pertama berdiri mengusung konservasi, IAPC pun pertama kali diadakan di Taman Safari Bogor,\" jelas Deputy Director Taman Safari Indonesia Hans Manansang selaku Ketua Penyelenggara IAPC 2019 dalam keterangan tertulis, Senin (9/9/2019).
Acara roadshow IAPC 2019 yang berlangsung di Taman Safari Bogor dimulai pada Sabtu, 14 September 2019. Berbagai kegiatan menarik akan mengisi roadshow tersebut. Para peserta akan diajak untuk mengeksplorasi satwa Taman Safari Bogor, selain itu, mereka juga diberi pengetahuan seputar konservasi yang telah dilakukan di Taman Safari Bogor sejak tahun 1986.
Para peserta IAPC 2019 dipersilahkan untuk memotret perilaku para hewan di Taman Safari Bogor. Melalui foto-foto tersebut, Hans berharap kampanye konservasi bisa tersampaikan dengan baik kepada masyarakat.
\"Tingkah satwa-satwa liar di Taman Safari Bogor menggambarkan keseharian mereka di habitat aslinya,\" ujar Hans.
Para peserta yang ikut lomba berkesempatan untuk memenangkan hadiah total ratusan juta rupiah. Untuk bergabung, peserta wajib membayar biaya pendaftaran melalui aplikasi LinkAja, dengan promo cashback menarik. Peserta perlu scan barcode yang ada di akun Instagram TSI, Canon Indonesia dan id-photographer. Saat acara, peserta cukup menunjukkan bukti pembayaran.
Hans berharap IAPC 2019 dapat membuat semangat konservasi menular ke masyarakat setempat dan para pengunjung. Sebagai lembaga konservasi, TSI Group sadar upaya konservasi yang dilakukan selama puluhan tahun ini sulit dilakukan bila tidak didukung oleh masyarakat luas, termasuk para penggiat fotografi.
Lomba foto satwa di Taman Safari Bogor merupakan roadshow kedua dari IAPC 2019. Pembukaan IAPC 2019 berlangsung di Jakarta Aquarium pada 27 Juli 2019, dan roadshow pertama diadakan di Bali Safari pada Sabtu, 24 Agustus 2019. Roadshow IAPC 2019 di Taman Safari Bogor didukung oleh Canon Indonesia, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, LinkAja, dan id-Photographer.
0 Comments:
Posting Komentar