
BERITABARU214 - Indonesia tengah mengupayakan perjanjian dagang dengan Argentina. Rencananya Indonesia akan membuat perjanjian kemitraan ekonomi komprehensif atau Comprehensive Economic Partnership Agreement (CEPA) dengan negara anggota Mercosur tersebut.
Namun, ternyata masih ada kendala yang menghambat kelancaran perjanjian tersebut.
\"Argentina dan Brasil masih ada kendala tarif bea masuk. Kita upayakan perjanjian alternatif seperti CEPA ada. Tapi bukan konteks bilateral mengingat mereka Mercosur,\" tutur Direktur Amerika II Kementerian Luar Negeri, Darianto Harsono, usai menghadiri rapat capaian ekspor produk segar tanaman pangan, di Jakarta, Senin (12/8/2019).
Sebagai informasi mercosur adalah organisasi negara-negara di kawasan Amerika Selatan, salah satunya Argentina. Anggota Mercosur saling bekerja dalam bidang ekonomi hingga kebudayaan.
Darianto mengatakan, saat ini sejumlah pemangku kepentingan tengah mengajak Mercosur untuk mendiskusikan kemungkinan melakukan CEPA dengan Indonesia. Sehingga, nantinya pasar ekspor produk Indonesia lebih besar di Amerika Selatan, tak hanya ke Argentina.
\"Kita ajak Mercosur dialog dengan Indonesia untuk diskusi kemungkinan Indonesia-Mercosur CEPA. Ayo dialog untuk diskusikan kemungkinan perundingan Indonesia-Mercosur,\" pungkas Darianto.
Target dari kerja sama dengan Argentina ini adalah meminta dukungan Argentina agar Indonesia dapat membangun FTA (Free Trade Agreement) dengan Mercosur. Rencananya Indonesia akan mengekspor suku cadang (spare part), produk otomotif, alas kaki, produk-produk karet, produk kimia, dan produk lainnya ke Argentina menindaklanjuti kunjungan Presiden Argentina Mauricio Macri ke Indonesia beberapa waktu lalu.
0 Comments:
Posting Komentar