
BERITABARU214 - Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) memaparkan pencapaian Indonesia saat pidato di PBB. Dia membanggakan sejumlah hal, salah satunya penurunan angka kemiskinan Indonesia.
\"Indonesia telah berupaya bekerja keras untuk mencapai target SDGs,\" kata JK saat berpidato di Markas PBB, New York, Amerika Serikat, Jumat (27/9/2019).
Hal itu disampaikan ketika General Debate Sidang Majelis Umum ke-74 PBB. Tema tahun ini sendiri adalah \'Galvanizing multilateral efforts for poverty eradication, quality education, climate action and inclusion\'.
Baca juga: POKER | CAPSA SUSUN | GAME ADU-Q | BANDAR POKER | SAKONG ONLINE | DOMINO
JK memamerkan capaian Indonesia di bidang pendidikan, pembangunan infrastruktur, hingga keberpihakan terhadap masyarakat miskin. Menurutnya, hasilnya kini sudah bisa dirasakan.
\"Alhamdulillah hasilnya saat ini dapat dirasakan. Pada tahun 2018 misalnya, angka kemiskinan turun menjadi satu digit. Ini terjadi pertama kalinya dalam sejarah Indonesia,\" paparnya.
Dia juga memaparkan data-data pencapaian Indonesia. Gini ratio turun dari 0,414 menjadi hanya 0,384, sebanyak 223 juta masyarakat Indonesia memiliki akses ke Jaminan Kesehatan Nasional hingga sekitar 18,7 juta anak usia sekolah menerima bantuan siswa miskin.
Baca juga: POKER | CAPSA SUSUN | GAME ADU-Q | BANDAR POKER | SAKONG ONLINE | DOMINO
Dalam kesempatan yang sama, JK juga mengingatkan pentingnya kerja keras untuk mencapai target SDGs pada 2030. Salah satu caranya dengan memperkuat kemitraan global.
\"Indonesia tidak bekerja hanya untuk Indonesia,\" tegas JK.
JK memaparkan upaya Indonesia untuk memperkuat kemitraan dengan Pasifik dan Afrika. Dia menegaskan Indonesia ingin maju bersama negara-negara lain.
0 Comments:
Posting Komentar