
BERITABARU214 - Sejumlah terduga teroris kelompok Jamaah Ansharut Daulah (JAD) yang ditangkap di Bekasi dan Jakarta hendak menargetkan pengeboman kantor polisi dan TNI. Bahkan kelompok tersebut menyasar markas Densus 88 Polri.
Hal itu diungkapkan Kabid Humas Polda Jabar Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko di sela penggeledahan kamar kontrakan milik terduga teroris, AR (21) dan SP (19), di Kelurahan Cibeber, Cimahi Selatan, Kota Cimahi, Jawa Barat, Rabu (25/9/2019) malam.
\"Rencana amaliahnya (peledakan) di beberapa kantor polisi, termasuk kantor Densus itu sendiri dan kantor TNI. Mereka jaringan JAD yang wilayahnya dari Jakarta sampai Bandung, Jawa Barat,\" ujar Truno.
Baca juga: POKER | CAPSA SUSUN | GAME ADU-Q | BANDAR POKER | SAKONG ONLINE | DOMINO
Soal keamanan di kantor polisi dan TNI serta objek vital lainnya, Truno mengklaim masing-masing instansi telah memiliki prosedur standar untuk mengamankan dari ancaman teroris.
\"Kita sudah punya SOP untuk bagaimana mengamankan mako, asrama, instalasi objek vital serta masyarakat. Kita akan berdayakan dengan seluruh stakeholder yang ada, ada atau tak ada ancaman SOP itu kita jalankan,\" kata Truno.
Baca juga: POKER | CAPSA SUSUN | GAME ADU-Q | BANDAR POKER | SAKONG ONLINE | DOMINO
0 Comments:
Posting Komentar