
BERITABARU214 - Pasca kejadian aula SMK Negeri 1 Miri yang roboh menimpa 22 siswa kemarin, kegiatan belajar mengajar (KBM) pagi ini tetap berjalan seperti biasa. Sementara reruntuhan bangunan juga belum ada pembersihan.
Kepala Sekolah SMK Negeri 1, Sarno, mengatakan kegiatan belajar tetap berjalan seperti biasa. Pihaknya sudah berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah, terkait tindak lanjut kasus ini.
"Kegiatan belajar mengajar tetap berlangsung seperti biasa," ujarnya kepada wartawan di lokasi, Kamis (21/11/2019).

Sementara terkait korban, lanjut Sarno, saat ini tinggal 13 korban yang dirawat.
"Sekarang masih ada 13 yang dirawat. Kami sudah berkoordinasi dengan pihak provinsi, seluruh biaya perawatan akan ditanggung dinas," kata Sarno.

Sementara, ditemui saat meninjau lokasi kejadian, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sragen, Suwardi, mengatakan meski wewenang penanganan SMK ada di provinsi, namun karena kejadiannya di wilayah Kabupaten Sragen, pihaknya turut memastikan semuanya tertangani dengan baik.
"Sekarang fokus ke penanganan korban dulu. Kita cukup beruntung tidak timbul korban jiwa. Yang penting kegiatan belajar jalan terus," ujarnya.









0 Comments:
Posting Komentar